Refleksi Bagi Tubuh Kita


Secara umum gangguan atau penyakit seseorang bisa berasal dari luar dan dari dalam. dari luar misalnya : terjatuh, kecelakaan, keracunan, tersengan dan lain-lain. Dari dalam misal antara lain desebabkan karena pikiran yang emosional. Baik gangguan dari luar dan dari dalam hal itu menyebabkan terganggunya perdaran darah, atau bahkan peredaran darah bisa kacau sehingga mneyebabkan perubahan kimia dalam tubuh kita.

Kunci kesehatan manusia adalah peredaran darahnya yang lancar, jika peredaran darahnya lancar maka sehatlah dia. Namun apabila peredaran darahnya terganggu maka teganggu pula kesejatan tubuhnya

Ketegangan otot atau syaraf bisa menyebabkan peredaran darah seseorang terganggu, otot atau syaraf yang terjepit dari posisinya juga akan menghambat peredaran darah seseorang sehingga bagian tersebut mudah terkena penyakit. BIla semua organ tubuh mendapat sirkulasi darah yang lancar maka virus atau baksil dapat sihalau oleh sel-sel darah putih dalam tubuh kita. Teknik untuk melancarkan peredaran darah yang paling efisien adalah pijat, baik pijat refleksi maupun pijat tradisional sama-sama mempunyai khasiat yang ampuh sekali, satu sama lain mempunyai keunggulan sendiri-sendiri.

Maka untuk menjaga kesehatan tubuh tidak benar hanya mengandalkan dokter ataupun tukang pijat saja. Bukankah prinsip mencegah lebih baik daripada mengobati suatu penyakit ? Faktor kejiwaan memegang faktor paling dominan bagi kesehatan tubuh seseorang, orang yang selalu ceria dan lapang dada dalam menghadapi hidup akan lebih sehat ketimbang orang yang pesimis, gampang putus asa berjiwa kerdil dan penakut. Banyak bukti yang menunjukan bahwa orang-orang yang tidak aneh-aneh, hidup baik-baik dan bersih, makan dan minum seperlunya, taat dalam menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan-NYA mereka ternyata lebih sehat dan jarang jatuh sakit. Tapi kesemua itu juga tergantung kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena Dia yang memberi kesehatan dan sakitnya seseorang.

Sebelum memijat perhatikan hal-hal berikut ini :

  1. Bagi pemula hendaknya mengetahui ilmu penyakit dan anatomi tubuh manusia. Mendalami dan menghafal zona atau daerah refleksi diseluruh tubuh manusia.
  2. Pakilah minyak urut supaya kulit tidak lecat ketika dipijat, karena kulit seseorang itu membunya ketipisan sendiri-sendiri, ada yang dipijat nanti akan menjadi alergi karena dipijat.
  3. Sebaiknya melakuakn pijatan 2 hari sekali atau 3 kali seminggu, jangan melakukan pijatan setiap hari karena akan merusak syaraf reflek.
  4. Setiap titik refleksi biasanya dipijat 5 menit, jika sakitnya keras boleh dipijat 10 menit.
  5. Jika pemijatan terlalu keras dan pasien mengalami kesakitan, maka tekanan pijatan dikurangi dari memindahkan pijat ke bagian lainnya.
  6. jangan memijat pada waktu pasien menderita penyakit menular, bagian tubuh yang luka atau bengkak.
PERHATIAN !

  1. Ada kalanya sekali atau dua kali pijat orang sudah sembuh dari penyakitnya, namun biasanya diperlukan waktu yang cukup. Biasanya berangsur-angsur sembuh atau sakitnya berkurang. Karena itu harus rajin pijat, untuk penyakit berat biasannya diperlukan waktu 20 - 30 kali pijat atau sepuluh minggu.
  2. Setiap titik refleksi tidak boleh dipijat lebih dari 10 menit ! ini akan membahayakan syaraf dalam tubuh.
  3. Bagi penderita jantung, kencing manis, lever, kanker memijatnya jangan keras-keras. Tiap titik refleksi hanya boleh dipijat selama 2 menit.
  4. Dalam waktu 1 jam setelah makan jangan memijat.
  5. Selesai dipijat minumlah aor putih 2-3 gelas sekaligue, agar kotoran dalam tubuh mudah terbuang bersama air seni. Bagi penderita ginjal berat jangan minum lebih dari 1 gelas.
  6. Bagi pemijat yang kurang enak badan atau tidak fit maka jangan sekali-kali memijat, karena memijat berarti mengeluarkan tenaga keras, supaya anda tidak mudah terserang penyakit karena kelelahan.
Previous
Next Post »